Wednesday, 24 August 2022

Perencanaan Usaha

 Hal yang perlu direncanakan:

1. Latar Belakang Masalah 

    Langkah awal untuk merencanakan produk kreatif adalah mengetahui latar belakang siswa ingin membuka usaha di bidang tersebut

2. Ide Kreatif dan Inovasi Usaha

    setelah mengetahui bidang usaha yang akan dipilih, langkah selanjutnya adalah mengali ide kreatif dari produk sehingga menjadi inovasi dari usaha

3. Deskripsi Produk

    produk perlu digambarkan secara detail, baik dalam kata-kata maupun visual. Tujuannya agar perencanaan produk kreatif lebih spesifik dalam komposisi, bentuk, tampilan dan ukuran

4. Target Segmentasi Pelanggan    

    Siswa perlu merencanakan pelanggan yang akan dituju, manfaatnya agar produk bisa disukai dan  sesuai dengan kebutuhan target pelanggan

5. Cara Penjualan

    Cara penjualan juga perlu direncanakan sejak awal, misalnya apakah harus buka toko atau online saja

6. Lokasi Usaha 

    Lokasi adalah kebutuhan usaha, dua lokasi yang penting adalah lokasi produksi dan lokasi penjualan

7. Layout Usaha

    Penentuan lokasi dibuatkan layout agar dapat lebih terperinci dalam merencanakan tata letak, sesuai dengan kebutuhan produksi serta operasionalnya

8. Alat dan Fasilitas

    Alat dan fasilitas sebaiknya direncanakan berdasarkan layout dan cara penjualan dengan jumlah dan jenis yang sudah diperhitungkan agar efisien dalam penggunaan modal nantinya

9. Bahan Baku

    Perencanaan bahan baku adalah merencanakan bahan yang akan digunakan untuk produksi dalam jenis, ukuran, merek dagang dan komposisi penggunaan

10. Cara Pengolahan

    Perencanaan cara pengolahan perlu dilakukan mulai dari tahap uji coba hingga mendapatkan cara terbaik untuk memproduksi produk. pastikan produk yang dibuat layak jual

11. Nama Usaha, Merek Dagang dan Logo

    Sejak awal, rencanakan nama usaha, merek dagang, dan logo untuk usaha, berikan sentuhan kreatif agar memberikan nilai tambah pada produk. Selain itu, merek dan loga harus mempresentasikan ciri khas usaha tersebut

12. Kemasan

    Kemasan dengan desain menarik akan memberi nilai keunggulan pada produk. Untuk itu, sejak awal siswa perlu merencanakan kemasan yang melilputi bahan dan desain

Monday, 15 August 2022

Mengenal Ekonomi Kreatif

 Secara garis besar, ada tiga gambaran ciri-ciri era Revolusi Industri 4.0 dalam menjalankan usaha:

1.  Inovasi dapat dikembangkan dan menyebar jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya

2. Penurunan biaya produksi yang marginal dan munculnya platform yang dapat menyatukan dan mengosentrasikan beberapa bidang keilmuan, serta terbukti dapat meningkatkan output pekerjaan

3. Revolusi secara global akan memiliki pengaruh besar dan terbentuk di hampir semua negara di dunia.

Sementara itu, tantangan utama para wirausaha pada era Revolusi Industri 4.0 tersebut adalah VUCA World. secara terperinci VUCA dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Votality, yaitu perubahan kejadian yang sangat cepat dalam berbagai hal, seperti sosial, ekonomi dan politik

2. Uncertainty, yaitu sulitnya memprediksi isu dan peristiwa baik yang terjadi saat ini maupun di masa yang akan datang

3. Complexity, yaitu adanya gangguan dan kekacauan yang mengelilingi setiap organisasi

4. Ambiguity, yaitu beban berat realitas dan makna yang berbaur dari berbagai kondisi yang ada atau sebuah keadaan yang terasa mengambang dan kejelasan yang masih dipertanyakan.

VUCA secara tidak langsung menciptakan suatu tren baru yang penting untuk dipahami oleh wirausaha. Jika dulu orang mencari perusahaan yang akan memberinya kerja, kini justru sebaliknya, perusahaanlah yang mencari orang terbaik untuk bekerja di tempatnya. Jika dulu mesin, modal, dan kondisi geografis menjadi sebuah keunggulan, sekarang karyawan yang bertalentalah yang menjadi keunggulan perusahaan.

Berikut adalah empat langkah persiapan menghadap VUCA yang direkomendasikan oleh Prof. Andreas Raharso:

1. From best practises to next practises. Wirausaha perlu melakukan eksperimen baru dan mempersiapkan tantangan di masa depan

2. From fear to brave. Wirausaha harus berani untuk membuat keputusan dan melakukan eksperimen langkah baru

3. From "know it all" to "learn it all". Wirausaha harus mengubah pola pikir dari cukup mengetahui sebuah bidang menjadi mempelajari berbagai bidang yang berhubungan dengan cakupan usaha

4. From "we are under threats" to "we have opportunities". Wirausaha harus mengubah pandangan pada suatu hal yang awalnya dianggap sebuah ancaman bagi usaha menjadi suatu peluang yang potensial


Ekonomi Kreatif merupakan suatu kegiatan ekonomi dalam masyarakat yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menghasilkan ide dan tidak hanya melakukan hal-hal yang rutin dan berulang.

Studi ekonomi kreatif terbaru menjabarkan ekonomi kreatif sebagai berikut:

a. ekonomi kreatif mendorong peningkatan pendapatan, penciptaan pekerjaan, dan pendapatan ekspor sekaligus mempromosikan kepedulian sosial, keragaman budaya, dan pengembangan manusia

b. ekonomi kreatif mengikutsertakan aspek sosial, budaya dan ekonomi dalam pengembangan teknologi, hak kekayaan intelektual serta pariwisata

c. ekonomi kreatif merupakan kumpulan aktivitas ekonomi berbasis pengetahuan dengan dimensi pengembangan dan keterhubungan lintas sektoral pada level ekonomi mikro dan makro secara keseluruhan

d. ekonomi kreatif merupakan suatu pilihan strategi pengembangan yang membutuhkan tindakan lintas kementrian dan kebijakan yang inovatif

e. pada jantung ekonomi kreatif terdapat industri kreatif


Tugas

1. Jelaskan gambaran ciri-ciri wirausaha pada era Revolusi Industri 4.0!

2. Jelaskan yang dimaksud dengan Vaolatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity!

3. Jelaskan empat langkah VUCA yang direkomendasikan oleh Prof. Andreas Raharso

4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan ekonomi kreatif!

5. Jelaskan penjabaran mengenai ekonomi kreatif!

Wednesday, 10 August 2022

TUGAS PKK KELAS XII

Buatlah media promosi berupa flyer untuk produk Thai Tea di bawah ini dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut:

1. Beri nama atau merk produk

2. Beri logo merk produk

3. Beri slogan atau moto produk agar menarik konsumen untuk membeli

4. Beri alamat media sosial untuk produk pada flyer (medsos fiktif disesuaikan dengan merk produk)



Contoh media promosi flyer menarik untuk produk minuman:



Monday, 1 August 2022

Dasar-Dasar MPLB Part 2

 Pengertian Layanan Bisnis 

Layanan bisnis merupakan proses pemberian layanan kepada pelanggan/konsumen baik yang bersifat materi maupun non materi untuk pemenuhan kepuasan pelanggan

Pengertian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis

merupakan penerapan fungsi manajemen dalam proses pemberian layanan kepada pelanggan/kolega untuk mencapai kepuasan pelanggan dalam memenuhi kebutuhannya.

Jenis Layanan Bisnis

1. Jenis layanan berjalan 

merupakan pelayanan terhadap pelanggan yang dilakukan bertemu langsung secara fisik dengan pelanggan. Customer/pelanggan harus datang ke kantor customer service(CS) dan menyampaikan keluhannya atau kebutuhannya. 

2. Layanan Pelanggan Melalui Email dan Telepon

Perkembangan bisnis sekarang ini sudah masuk dalam era digitalisasi. Untuk menghemat biaya dan menerapkan layanan pelanggan virtual, tren yang sekarang ini digunakan untuk layanan pelanggan adalah dengan menggunakan layanan call service dan email untuk memudahkan penyampaian keluhan. Seperti contoh layanan pelanggan PLN, Telkom dan layanan pembelian online.

3. Layanan Melalui Livechat 

merupakan jenis layanan yang secara langsung dapat dilakukan berupa obrolan yang telah dipersonalisasi antara customer dan departemen layanan (CS). Livechat bisa membuat percakapan dan keterlibatan secara langsung atau real- time. Pelanggan dengan zona waktu berbeda tidak perlu menunggu jam kerja untuk menyampaiakan keluhan, sebab livechat menwarkan aksesibilitas sepanjang waktu.

4. Layanan self-service.

Jasa layanan mandiri merupakan departemen customer service yang memberikan pelayanan lebih instan, ramah dan akurat, pelanggan mampu menyelesaikan masalahnya sendiri. Keunggulan dari jenis layanan seperti ini dilihat dari pelanggan adalah solusi terhadap masalah yang dihadapi dapat ditentukan oleh pelanggan itu sendiri.

5. Layanan pelanggan melalui komunitas dan forum.

Komunitas dan forum adalah kanal layanan pelanggan yang dibangun oleh pengguna jasa layanan/produk. Untuk penggunaan layanan ini sebuah bisnis/usaha harus mampu menciptakan pengikut dan komunitas yang lebih besar berdasarkan brand yang mereka miliki. 

Jenis Bisnis

1. Berdasarkan jenis aktivitasnya:

  a. Bisnis Ekstraktif 
        adalah aktifitas bisnis yang penggerakannya di bidang pertambangan dengan melakukan penggalian bahan- bahan tambang yang ada di dalam dan terkandung di perut bumi. seperti batu bara, emas, besi, intan, dll
            
 b. Bisnis Agraris 
        adalah kegiatan bisnis yang pergerakannya pada bidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan kehutanan. 

 c. Bisnis Industri merupakan usaha dalam bidang industry manufaktur yang memproduksi barang.
    
 d.  Bisnis Jasa adalah aktivitas usaha yang menghasilkan produk tidak dalam bentuk fisik.

2. Berdasar kegunaannya: 

  a. Form Utility (kegunaan bentuk)
adalah bisnis yang berupaya mengubah suatu benda menjadi benda lain dengan bentuk yang tidak sama sehingga lebih bermanfaat untuk manusia, seperti meubel, garment dan lain sebagainya   
                
  b. Place utility ( kegunaan Tempat ) 
merupakan bisnis yang menjalankan pemindahan suatu barang dari satu tempat ke tempat lain sehigga memiliki manfaat lebih.

 c. Time Utility (kegunaan waktu) 
adalah bidang bisnis yang memberikan manfaat waktu terhadap keberadaan suatu barang seperti peti kemas

d. Posisesion Utility (kegunaan pemilikan) 
merupakan jenis usaha untuk membuat atau memenuhi kegunaan pemilikan pada suatu barang atau jasa. Seperti pertokoan, perdagangan atau jual beli. 

3. berdasarkan motifnya 
dapat dikalsifikasikan menjadi dua yakni bisnis berorientasi yang merupakan bidang bisnis yang berorientasi pada keuntungan/profit dan bisnis tidak berorientasi merupakan bidang bisnis yang berorientasi pada nirlaba seperti contoh yayasan, organisasi social, lembaga swadaya masyarakat dan lainnya.


4. Berdasarkan bentuknya 
berbadan hukum seperti  PT, Yayasan, Koperasi dan sejenisnya serta bisnis yang tidak berbadan hukum seperti firma, CV 


Tujuan Bisnis

a.   Ingin memenuhi berbagai macam kebutuhan hidup.
b.   Untuk menambah kesejahteraan dan kemakmuran keluarga.
c.   Untuk memenuhi kebutuhan pencitraan diri maupun usahanya agar semakin dikenal dimasyarakat.
d.   Untuk     mempertahankan     kelangsungan     usaha     sehingga     mampu terus berdiri/berjalan.
e.   Adanya operasional dalam kegiatan
f.  Usaha yang dijalankan secara mandiri mampu menopang kebutuhan sendiri
g. Tujuan lain dari penyelenggaraan bisnis untuk memperoleh simpati atau pencitraan.


Manfaat Bisnis
a. memperoleh penghargaan atau pengakuan
b. kesempatan menjadi bos untuk diri sendiri
c. Menggaji diri sendiri
d. Masa depan lebih cerah


Sunday, 31 July 2022

Inspirasi Wirausaha yang Sukses di Usia Muda

Saat ini, profesi wirausaha sudah banyak digeluti oleh kalangan usia muda, bahkan dianataranya sudah dapat membperoleh kesuksesan di usia muda. Untuk menjadi pengusaha di usia muda, memang tidak mudah, tetap dengan perjuangan ekstra, kesuksesan tersebut dapat diraih oleh siswa. Ada perjuangan lebih yang perlu dilakukan seorang siswa yang ingin menjadi wirausaha, misalnya mengisi waktu luang dengan membuat produk dan memasarkannya. Berikut merupakan profil wirausaha muda sukses:


Kisah sukses James Prananto sebagai pendiri Kopi Kenangan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Kopi kenangan merupakan sebuah perusahaan Food and Beverage yang menjadi unicorn pertama di bidang makanan dan minuman di Asia Tenggara.

Kini, Kopi Kenangan telah menjadi sebuah merek yang digandrungi oleh para penikmat kopi di Indonesia. Kopi kenangan juga sudah tersebar di berbagai kota dengan total kurang lebih sebanyak 600 gerai.

James menyadari bahwa banyak orang Indonesia yang gemar meminum kopi. Dari situlah, ide untuk mendirikan Kopi Kenangan lahir. James dan temannya Edward pun membuat sebuah kedai kopi yang menjual kopi berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.Kedai kopi pertama di tahun 2017 dan mendapat sambutan yang cukup baik.

Kedai tersebut awalnya hanya menjual sekitar 700 cangkir kopi saja. Seiring berajalannya waktu. bisnis tersebut berkembang hingga berhasil menjual 3 juta cangkir kopi tiap bulannya. Mulai dari situ, bisnis kopi tersebut mendapatkan pendanaan awalnya sebesar USD 8 Juta atau sekitar Rp 114,8 Miliar dari Alpha JWC Venture.

Setelah mendapatkan suntikan dana tersebut, Kopi Kenangan semakin berkembang dan memiliki lebih dari 60 gerai. Pada Desember 2021 lalu, Kopi Kenangan mendapatkan pendanaan sebesar USD 96 juta atau setara dengan  Rp 1,37 trliliun dan menjadikannya sebagai bisnis Food and Beverage pertama di Asia Tenggara yang menyandang gelar Unicorn

Itulah sedikit kisah sukses James Prananto sang pendiri Kopi Kenangan yang sukses hingga saat ini.

sumber: https://entrepreneur.bisnis.com

Wednesday, 27 July 2022

Definisi Kewirausahaan dan Wirausaha

 Pengertian Kewirausahaan 

Pengertian menurut keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Nomor 961/KEP/M/N/1995 adalah semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang untuk menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efiesiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Pegertian umum kewirausahaan adalah kemampuan dan tindakan untuk menciptakan sesuatu yang dapat memberikan peluang dan nilai tambah. 


Pengertian Wirausaha

Wirausaha adalah orang yang dapat menciptakan peluang dan nilai tambah melalui gagasan abru, memadukan sumber daya, dan merealisasikan gagasan tersebut menjadi kenyataan.


Ciri-Ciri Wirausaha Sukses

1. Percaya diri (kepercayaan, Mandiri, Optimis)

2. Berorientasi tugas dan hasil (haus akan prestasi, tekun dan tabah, kerja keras, enerjik, penuh inisiatif)

3. Pengambil resiko  (suka pada tantangan)

4. Kepemimpinan (mampu memimpin, dapat bergaul dengan orang lain, menanggapi saran dan kritik)

5. Keorisinilan (inovatif, kreatif, fleksibel, serba bisa)

6. Berorientasi ke masa depan (berpandangan ke depan, Perseptif atau cerdik)


Karakter Wirausaha Sukses

1. Memiliki motivasi untuk berprestasi : pekerja keras, tidak menyerah, semangat, komitmen

2. Berorientasi ke masa depan: visioner, berpikir positif, memiliki pengetahuan yang luas

3. Memiliki jiwa kepemimpinan yang unggul : berani bertindak, membangun tim yang baik, berpikir dan berjiwa besar, berani mengambil resiko, memiliki mentor, berpikir terbuka, kepercayaan

4. Memiliki jaringan usaha yang luas: jaringan kerja, banyak teman, kerja sama

5. Tanggap dan kreatif menghadapi perubahaan : berpikir kritis, menyenangkan, proaktif, kreatif, inovatif, efisien, produktif dan orisinal

Tuesday, 26 July 2022

Dasar-Dasar MPLB Part 1

Pengertian Kantor

Secara statis yaitu tempat kerja, ruang kerja biro, markas, instansi, badan, perusahaan maupun tempat menyelenggarakan kegiatan pengumpulan, pencatatan, pengolahan, penyimpanan serta pendistribusian data/informasi

Secara dinamis yaitu proses-proses dalam penyelenggaraan kegiatan seperti pengumpulan, pencatatan, pengolahan, penyimpanan maupun pendistribusian data


Fungsi Kantor

1. Fungsi Utama Kantor

    a. Menerima informasi baik internal maupun eksternal

    b. merekam informasi

    c. mengelola informasi

    d. mendsitribusikan informasi

2. Fungsi Pendukung

    a. Melaksanakan fungsi manajemen (Planning, Orgaizing, Actuating, dan Controlling)

    b. Merancang sistem dan prosedur kantor

    c. Mengendalikan formulir kantor

    d. Mengendalikan karyawan kantor

    e. Menjamin ketersediaan alat tulis kantor

    f. Menjamin ketersediaan peralatan, furniture, dan mesin kantor

    g. Menjamin keamanan aset

    h. Melaksanakan humas


Pengertian Manajemen Perkantoran

Manajemen Perkantoran merupakan proses merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi aktivitas kantor dalam mewujudkan kantor sebagai penyedia layanan informasi dan komunikasi untuk membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien


Asas-Asas Manajemen Perkantoran

    a. Asas sentralisasi (semua pekerjaan dipusatkan pada satu bagian tersendiri, biasanya jenis 

        pekerjaan yang bersifat umum, seperti tata persuratan , pengeloaan dokumen dan informasi.

    b. Asas Desentralisasi (asas yang membagi jenis kegiatan kantor ke dalam beberapa bagian/unit 

        kerja. Masing-masing bagian atau unit kerja menangani jenis pekerjaan yang berbeda.

    c. Asas Dekonsentralisasi (gabungan dari asas sentralisasi dan desentralisasi)

Tuesday, 16 November 2021

Thursday, 7 October 2021

Regulasi Kepegawaian

 Materi berbentuk pdf untuk Regulasi Kepegawaian dapat di download pada link di bawah ini:

https://drive.google.com/file/d/1gcUlE_J_lj8RDSNMuTeuHsW8m0Alz4nH/view?usp=drivesdk

Untuk mateti bentuk video dapat dilihat atau didownload pada link berikut:

https://youtu.be/dKlNzkNLnD8